Nama : Muhamad Triwibowo
Kelas : 3ID04
NPM : 34412832
A. Ekologi dan Ilmu Lingkungan
Ilmu
(atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan
dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.
Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu
memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian
ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Ilmu
bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum
sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang
disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang
diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu
terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang
dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi (Peursen,
2008).
Contoh: Ilmu Alam hanya
bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi ke dalam hal yang bahani
(materiil saja) atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan
perilaku manusia jika membatasi lingkup pandangannya ke dalam segi umum dari
perilaku manusia yang kongkrit. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam
menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu
psikologi menjawab apakah seorang pemudi sesuai untuk menjadi perawat (Peursen,
2008)
Pengertian
lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi
perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan
bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di
sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta
karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan
yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. Adapun
lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan
berbagai macam benda mati yang ada di sekitar. Seringkali lingkungan yang
terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan
sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam
membentuk kepribadian seseorang (Kusuma, 2009).
Pengertian
dari Ilmu Lingkungan dapat diperoleh dari beberapa sumber seperti menurut Iowa
State University yang menyatakan bahwa:
Environmental science is an
interdisciplinary academic field that integrates physical and biological
sciences, (including but not limited to Ecology, Physics, Chemistry, Biology,
Soil Science, Geology, Atmospheric Science and Geography) to the study of the
environment, and the solution of environmental problems. Environmental science
provides an integrated, quantitative, and interdisciplinary approach to the study
of environmental systems (Anonim, 2011)
Ilmu
lingkungan adalah ilmu yang mempelajari tentang lingkungan hidup. Menurut
Soerjani, dkk (2006), ilmu lingkungan adalah penggabungan ekologi (manusia)
yang dilandasi dengan kosmologi (tatanan alam) yang mempunyai paradigma sebagai
ilmu pengetahuan murni. Hakikat ilmu pengetahuan pada dasarnya berkembang untuk
mendasari, mewarnai serta sebagai pedoman kearifan sikap dan perilaku manusia.
Ilmu
Lingkungan adalah suatu studi yang sistematis mengenai lingkungan hidup dan
kedudukan manusia yang pantas di dalamnya. Ilmu lingkungan merupakan perpaduan
konsep dan asas berbagai ilmu yang bertujuan untuk mempelajari dan
memecahkan masalah yang menyangkut hubungan antara mahluk hidup dengan
lingkungannya. Ilmu lingkungan merupakan penjabaran atau terapan dari ekologi.
Ekologi
(dalam bahasa Yunani: οἶκος, "rumah"; dan -λογία, "ilmu
tentang") merupakan suatu studi ilmiah dari hubungan antara organism hidup
dengan organism lainnya dan dengan lingkungan alam. Hal-hal yang dibahas atau
menjadi kajian dari Ekologist (ahli ekologi) yaitu komposisi, distribusi, jumlah
(biomassa), jumlah dan perubahan keadaan dari organism dengan ekosistemnya.
Ekosistem merupakan sistem yang hierarki (bertingkat) yang mengatur tingkatan
interaksi secara regular dan bagian semi-independen (contohnya: spesies) yang
menuju pada tingkata yang paling tinggi termasuk keseluruhan interaksi yang
kompleks (masyarakat). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik
interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan
lingkungannya. Dalam ekologi, kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan
atau sistem dengan lingkungannya (Anonim, 2005).
Ekologi
merupakan cabang ilmu dari biologi yang mempelajari tentang kehidupan. Kata
“ekologi” (Ökologie) pertama kali digunakan pada tahun 1866 oleh Ernst Haeckel
seorang Ilmuwan berkebangsaan Jerman. Para filsuf kuno dari Yunani (Hippocrates
dan Aristoteles) telah melakukan pencatatan dan observasi pertama kali pada
sejarah alamiah dari tumbuhan dan hewan. Ekologi tidak sama (sinonim) dengan
lingkungan, paham lingkungan, sejarah alam atau Ilmu lingkungan. Ekologi lebih
dekat berhubungan dengan fisiologi, biologi evolusi, genetic dan etologi.
Seorang ahli ekologi berusaha untuk menjelaskan tentang (de Groot et al,
2002):
1.
Proses kehidupan dan adaptasi
2.
Distribusi dan kelimpahan organisme
3.
Perpindahan material dan energy pada komunitas hidup
4.
Suksesi perkembangan dari ekosistem
5.
Kelimpahan dan distribusi dari keanekaragaman hayati
pada konteks lingkungan
Ekologi
merupakan ilmu manusia. Ada banyak aplikasi dari ekologi seperti biologi
konservasi, managemen lahan basah, managemen sumber daya alam (pertanian,
kehutanan dan perikanan), perencanaan kota (urban ekologi), kesehatan
masyarakat, ekonomi, ilmu dasar dan terapan dan interaksi sosial manusia
(ekologi manusia) (Aguirre, 2009)
(http://oksfriani82.blogspot.com/2012/10/perbedaan-ekologi-dan-ilmu-lingkungan.html)
B. Asas-asas Pengetahuan Lingkungan
Asas
di dalam suatu ilmu yang sudah berkembang digunakan sebagai landasan yang kokoh
dan kuat untuk mendapatkan hasil, teori dan model seperti pada ilmu lingkungan.
Untuk menyajikan asas dasar ini dilakukan dengan mengemukakan kerangka
teorinya terlebih dahulu, kemudian setelah dipahami pola dan organisasi
pemikirannya baru dikemukakan fakta-fakta yang mendukung dan didukung, sehingga
asas-asas disini sebenarnya merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan
tidak dapat dipisahkan satu sama lain (sesuai dengan urutan logikanya).
(http://ayuputriyulianty.blogspot.com/2011/12/azas-azas-pengetahuan-lingkungan.html)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar